Close Menu
Data MasjidData Masjid

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    April 8, 2026

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Home»MASJID BERSEJARAH INDONESIA»Masjid Sultan Siak
    MASJID BERSEJARAH INDONESIA

    Masjid Sultan Siak

    Dunia MasjidBy Dunia MasjidAugust 30, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Inilah Masjid yang menjadi saksi sejarah hadirnya Kerajaan Melayu Siak Sri Indrapura di Sumatra Timur (sekarang masuk Provinsi Riau). Didirikan pada tahun 1926 di masa Pemerintahan Sultan Qasim, Sultan Siak yang terakhir. Oleh Sultan, masjid ini diberi nama Masjid Syahbuddin. Nama ini masih dipakai sampai saat ini.

    Entah mengapa sultan memberikan nama masjid dengan menggunakan kata dari dua bahasa sekaligus, yaitu syah (bahasa Persi yang berarti ‘penguasa’) dan ad-din (bahasa Arab yang berarti ‘agama’)- Barangkali sultan ingin menegaskanbahwa Kerajaan Siak Sri Indrapura yang dipimpinnya adalah sebuah kerajaan Islam. Dan, ia sendiri selaku sultan (raja), bukan hanya menjadi penguasa negara atau pemerintahan saja, tetapi juga sekaligus menjadi penguasa agama. Tentu yang di- maksud adalah pernimpin agama atau yang lazim disebut imam.

    Memang demikianlah tradisi yang berlaku secara tUrun-temurun dalam sebuah kerajaan Melayu. Dan, Siak Sri Indrapura sebagai salah satu di antara puluhan Kerajaan Melayu yang pemah berjaya, telah berupaya menjaganya. Doktrin atau falsafah yang menjadi dasar negara Kerajaan Siak Sri Indrapura adalah Islam-Melayu-Beraja.

    Dalam konteks kenegaraan, Islam diakui sebagai agama resmi kerajaan (negara). Melayu sebagai entitas, yakni sebuah kesatuan sosial mencukupi pengertian kebangsaan, bahasa, dan kebudayaan. Sedang- kan, beraja adalah satu penegasan bahwa bentuk pemerintahan negara adalah kerajaan dengan raja sebagai kepala negaranya.

    Terbukti selama sekian abad doktrin Islam-Melayu-Beraja ini mampu menjadi perekat persatuan suku bangsa-suku bangsa di pesisir Nusantara, kita tidak dapat memungkiri peranan Kerajaan Melayu yang menjadi “benkeng” kebudayaan dan bahasa Melayu. Bukan sesuatu yang diametral atau bertolak belakang.

    Atas dasar asumsi itu, Sultan Siak amat memperhatikan perkem- bangan dakwah Islam. Meskipun dana pembangunan Masjid Syahbuddin ini tidak sepenuhnya dari kas kerajaan, tetapi takmir ‘pengelola’ masjid ini diangkat oleh sultan. Di masa pemerintahan Sultan Syarif Qasim, yang menjadi ketua takmimya adalah Mufti Haji Abdul Wahid dan kemudian digantikan oleh Faqih Abdul Muthalib. Sedangkan, sekarang ini dikelola oleh pengurus yang ditetapkan berdasarkan musyawarah kaum muslimin.

    Dalam usianya yang sudah lebih dari setengah abad, Masjid Syahbuddin ini telah beberapa kali mengalami perbaikan (renovasi) ringan dan penambahan bangunan, antara lain teras di samping kanan dan kiri masjid. Yang tidak kalah menariknya, masjid ini dahulunya terletak sekitar 100 meter dari Sungai Siak. Tetapi, karena terjadi keruntuhan pada tebing sungai maka jaraknya tinggal 25 meter saja.

    DATA MASJID SULTAN SIAK

    • NAMA RESMI

      Masjid Sultan Siak

    • TANGGAL DIRESMIKAN

      –

    • LOKASI

      Riau Sumatra Timur

    • LUAS BANGUNAN

      – m2

    • LUAS KESELURUHAN

      – m2

    • DAYA TAMPUNG JAMAAH

      – orang

    • ARSITEK

      –

    • SUMBER

      Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasjid Besar Al Mahmudiyah
    Next Article Masjid Islah
    Dunia Masjid
    • Website

    Related Posts

    Masjid Raya Al Mashun Medan

    August 30, 2025

    Masjid Raya Rengat

    August 30, 2025

    Masjid Azizi

    August 30, 2025

    Masjid Sulaimaniyah

    August 30, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terbaru

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    By admin4466April 8, 20260

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan: Menghubungkan Teori dengan Realitas Ketidakterhubungan antara materi sekolah…

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026

    Institusionalisasi Profesi Guru dalam Konteks Nasional

    February 27, 2026

    Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

    August 30, 2025
    © 2026 Dunia Masjid. Dikembangkan oleh Divisi Informasi dan Komunikasi Jakarta Islamic Centre.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.