Close Menu
Data MasjidData Masjid

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026

    Institusionalisasi Profesi Guru dalam Konteks Nasional

    February 27, 2026

    Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

    August 30, 2025
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Home»MASJID BERSEJARAH INDONESIA»Masjid Nurut Taqwa Pegandon
    MASJID BERSEJARAH INDONESIA

    Masjid Nurut Taqwa Pegandon

    Dunia MasjidBy Dunia MasjidJuly 16, 2025Updated:March 24, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Masjid Nurut Taqwa terletak di Pegandon, Kendal, Jawa Tengah, tujuh kilo meter ke arah barat daya kota Kendal. Keberadaanya terlepas dari karisma seorang tokoh Kerajaan Mataram Islam, yakni Tumenggung Bahurekso yang pernah menyerang Batavia (Jakarta) untuk mengusir Kompeni Belanda ketika Mataram diperintah oleh Sultan Agung.

    Akibat kegagalan yang dialami oleh prajurit Mataram, akhirnya mereka mengundurkan diri dan kembali ke Mataram. Namun, sebelumnya sempat tinggal lama di Pegandon dan pengikut Tumenggung Bahureksa sempat berdakwah di daerah Pegandon. Di antaranya prajurit Kiai Jumerto yang berdakwah di daerah Jumerto, Kiai Jebeng di daerah Jebeng, Kiai Srogo di daerah Srogo, Kiai Puguh di daerah Puguh, Kiai Ploso di daerah Ploso yang semuanya masih berdekatan dengan daerah Pegandon.

    Prajurit Tumenggung Bahurekso juga membangun bui (penjara) di selatan masjid. Namun, peninggalannya tidak dapat dijumpai lagi akibat terjangan banjir.

    Menurut penuturan Kiai Haya’ yang masih ada trah (keturunan) Tumenggung Bahurekso, di Pegandon, Tumenggung Bahurekso dikenal dengan sebutan Mbah Sulaiman. Tetapi, ada yang menyebutkan Singonegoro. Mbah Sulaiman atau Bahurekso atau Singonegoro bin Merah bin Batoro Katong (Sunan Katong) yang merupakan trah dari Brawijaya V, Raja Majapahit yang makamnya ada di Kaliwungu. Menurut Kiai Haya’ Masjid Nurut Taqwa lebih duhulu ada dibanding dengan Masjid Kramat Pakuncen yang dibangun oleh Sunan Bewono. Kiai Haya’ tidak tahu pasti siapa yang membangun masjid tersebut, namun diyakini usianya lebih tua dari Masjid Kramat Pekuncen. Bahkan, Sunan Bewono pun sewaktu-waktu berguru kepada Mbah Sulaiman alias Tumenggung Bahurekso.

    Keistimewaan

    Wujud Masjid Nurut Taqwa yang sekarang sudah bukan asli lagi kerena telah mengalami beberapa kali pemugaran. Wujud asli masjid adalah lebih kecil dan terbuat dari kayu jati, mulai tiang sampai atapnya, sehingga cepat rusak terkena air hujan. Pada akhir tahun 1954 dilakukan renovasi besar-besaran dan wujudnya dapat dilihat seperti sekarang. Yang masih tersisa hanya beduk saja, sedangkan benda-benda peninggalan Tumenggung Bahurekso lainnya, seperti arit dan gentong, sudah raib. Bahkan, gentongnya sudah berpindah ke Masjid Pekuncen.

    Salah satu keistimewaan masjid ini, dahulu, meskipun terjadi banjir besar, namun air tidak pernah menyentuh masjid. Kekhawatiran akan terjadinya banjir itu disinyalir karena adanya peringatan dari Mbah Sulaiman untuk tidak meninggikan masjid, karena sekitar masjid akan terendam air jika banjir. Tetapi, peringatan itu tidak diindahkan dan masjid tetap ditinggikan. Akibatnya, benar-benar luar biasa. Banjir sering mengganas lewat Sungai Bodri yang terletak di belakang masjid. Bahkan, suatu hari setelah Idul Adha, banjir kembali melanda dan menghancurkan rumah-rumah penduduk. Apakah ini akibat peringatan Mbah Sulaiman yang tidak digubris? Wallahu a’lam.

    Lebih lanjut, Kiai Haya’ menjelaskan, meskipun makam Tumenggung Bahurekso ada di mana-mana, namun yang ada jasadnya hanya yang ada di belakang masjid ini. Bahkan pejabat Kendal, seperti Bupati Kendal, sering mengunjungi makam Tumenggung Bahurekso tersebut. Menurut Kiai Haya’, berdasarkan nasihat sesepuh, sebelum ziarah ke Muria dan Kaliwungu, hendaknya ke Pagandon dulu, karena urutannya dari Pegandon lantas Kaliwungu dan terakhir di Muria Kudus.

    Untuk mengenang jasa-jasa Tumenggung Bahurekso, pada setiap tanggal 27 Syawal diadakan haul (peringatan kemangkatan). Para peziarah yang datang berasal dari berbagai daerah di Kendal. Bahkan, ada yang datang dari Malaysia dan Singapura. Ini membuktikan bahwa Mbah Sulaiman tidak hanya dikenal di Pegandon dan Kendal saja, tetapi sampai ke luar negeri.

    Meskipun sudah tidak asli lagi, namun Masjid Nurut Taqwa menyimpan sejarah perjuangan dan pengembangan Islam di Nusantara. Bahkan, hari jadi kota Kendal pun tidak luput dari sejarah perjuangan Tumenggung Bahurekso yang gagah perkasa menentang penjajah Belanda di Tanah Air.

    DATA MASJID NURUT TAQWA PEGANDON

    • NAMA RESMI

      Masjid Nurut Taqwa Pegandon

    • TANGGAL DIRESMIKAN

      –

    • LOKASI

      Pegandon, Kendal, Jawa Tengah

    • LUAS BANGUNAN

      – m2

    • LUAS KESELURUHAN

      – m2

    • DAYA TAMPUNG JAMAAH

      – orang

    • ARSITEK

      –

    • SUMBER

      Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia

    bento4d

    bento4d

    bento4d

    bento4d

    toto

    toto togel

    togel online

    toto

    bento4d

    situs toto

    situs toto

    slot gacor

    bento4d

    bento4d

    toto togel

    slot gacor hari ini

    bento4d

    toto slot

    toto togel

    bento4d

    bento4d

    bento4d

    kampungbet

    kampungbet

    kampungbet

    kampungbet

    bandunghoki

    kampungbet

    situs gacor

    togel

    slot

    sbobet

    slot gacor

    togel

    link gacor

    slot

    situs slot

    link slot

    toto

    toto togel

    link gacor

    slot gacor

    link gacor

    slot gacor

    situs gacor

    situs togel

    slot gacor

    situs toto

    link gacor

    toto slot

    kampungbet

    kampungbet

    kampungbet

    kampungbet

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasjid Jami Rembang
    Next Article Masjid Sunan Kalijaga Kadilangun
    Dunia Masjid
    • Website

    Related Posts

    Masjid Raya Al Mashun Medan

    August 30, 2025

    Masjid Raya Rengat

    August 30, 2025

    Masjid Azizi

    August 30, 2025

    Masjid Sulaimaniyah

    August 30, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terbaru

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    By admin4466February 27, 20260

    Dalam arsitektur pendidikan nasional tahun 2026, guru tidak lagi dipandang sebagai individu yang berdiri sendiri…

    Institusionalisasi Profesi Guru dalam Konteks Nasional

    February 27, 2026

    Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

    August 30, 2025

    Masjid Raya Darussalam

    August 30, 2025

    Masjid Agung Al Karomah

    August 30, 2025
    © 2026 Dunia Masjid. Dikembangkan oleh Divisi Informasi dan Komunikasi Jakarta Islamic Centre.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.