Close Menu
Data MasjidData Masjid

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    April 8, 2026

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Home»MASJID BERSEJARAH INDONESIA»Masjid Jami An Nawier Pekojan
    MASJID BERSEJARAH INDONESIA

    Masjid Jami An Nawier Pekojan

    Dunia MasjidBy Dunia MasjidAugust 29, 2025Updated:August 29, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Keberadaan Masjid Jami an-Nawier atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Jami Pekojan di Batavia atau Jakarta tempo dulu ini, tidak dapat dilepaskan dari kiprah perjuangan pendirinya, bemama Komandan Dahlan. Ia adalah seorang tokoh ulama yang sangat disegani pada masanya. Kini, makamnya terletak di sebelah utara masjid, dikelilingi batu-batu besar pahatan abad ke-18.

    Oleh karena itu, tidak heran, Masjid Jami Pekojan yang terletak di Kampung Pekojan, Jakarta Barat ini, mempunyai hubungan yang sangat erat dengan masjid kuno di Keraton Surakarta dan Banten pada masa- masa Islam.

    Satu contoh, jika ada yang meninggal dunia dari kalangan keluarga Sultan Solo atau juga para ulama di Solo, maka berita duka cita itu disampaikan pula ke Masjid Jami Pekojan ini. Kemudian, Segenap pengurus dan jamaah Masjid Jami Pekojan melaksanakan sbalat gaib dan berdoa bagi mereka yang wafat, begitu pun sebaliknya. Hal semacam ini tidak pemah dilakukan oleh masjid-masjid lain di Jakarta. Sedangkan, hubungannya dengan Masjid Maulana Hasanuddin di Banten dapat dibuktikan dengan seringnya masjid ini mendapat kunjungan dari para alim ulama Banten.

    Di sekitar masjid ini pun masih terdapat makam-makam tua yang diperkirakan makam dari para ulama besar pada masanya. Dengan adanya makam itu, Masjid Jami Pekojan ini seringkali diziarahi banyak orang. Dilihat dari batu nisan yang terdapat di sekitar masjid ini, jelas terlihat bahwa makam-makam itu adalah makam dari para pejuang atau para ulama yang berpengaruh pada masanya. Sangat disayangkan, tanda- tanda berupa tulisan dan ukir-ukiran pada nisan makam-makam tersebut sudah mulai licin, sehingga tidak terbaca lagi, terhapus oleh erosi alamiah.

    Monumen Bersejarah

    Masjid Jami Pekojan ini merupakan salah satu masjid tua dan berperan di Jakarta, serta sangat besar pengaruhnya pada penvebaran agama Islam pada masa yang lampau. Konon, masjid ini merupakan induk dari masjid-masjid di sekitamya. Setiap Jumat tidak kurang dari 2000 jamaah sbalat di masjid ini.

    Kalau kita memasuki Masjid Jami Pekojan maka pada arah kiblatnya akan terlihat sebuah mimbar yang cukup antik. Mimbar tersebut merupakan hadiah dari salah seorang Sultan Pontianak satu abad yang silam. Dari bentuk dan corak ukirannya menunjukkan bahwa mimbar itu dibuat pada abad ke-18, dan sampai sekarang masih tetap terpelihara.
    Pada akhir-akhir ini telah banyak mengalami perubahan, Namun demikian, tidak mengurangi kesan kekunoannya, baik dilihat dari corak arsitekturnya maupun nilai sejarahnya.

    Di sebelah timur masjid, terdapat sebuah SDI (Sekolah Dasar Islam) dan PGAP yang dikelola oleh takmir (pengurus) Masjid Jami Pekojan yang selalu berganti secara periodik.

    Mengingat banyak jamaah yang tidak tertampung di masjid ini maka pengurus masjid mengusahakan terus penambahan ruangan. Alhamdulillah, kini pihak Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Museum dan Sejarah DKI, ikut ambil bagian pada perbaikan dan pemeliharaan masjid.  Pada Pelita II tahun 1970-1971 telah dilakukan pemugaran dan masih tampak menarik.

    Langkah Pemda DKI Jakarta ini dilakukan mengingat pentingnya penyelamatan bangunan bersejarah itu yang termasuk salah satu monument atau peninggalan sejarah yang sangat berharga bagi kepentingan ilmu pengetahuan pada masa sekarang dan mendatang. Salainitu, berarti pula menambah objek wisata di kota metropolitan Jakarta.

    DATA MASJID JAMI AN NAWIER PEKOJAN

    • NAMA RESMI

      Masjid Jami An Nawier Pekojan

    • TANGGAL DIRESMIKAN

      –

    • LOKASI

      Kampung Pekojan Jakarta Barat

    • LUAS BANGUNAN

      – m2

    • LUAS KESELURUHAN

      – m2

    • DAYA TAMPUNG JAMAAH

      2.000 orang

    • ARSITEK

      –

    • SUMBER

      Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasjid Al Wustho Mangkunegaran
    Next Article Masjid Jami Al Atiq Kampung Melayu Besar
    Dunia Masjid
    • Website

    Related Posts

    Masjid Raya Al Mashun Medan

    August 30, 2025

    Masjid Raya Rengat

    August 30, 2025

    Masjid Azizi

    August 30, 2025

    Masjid Sulaimaniyah

    August 30, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terbaru

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    By admin4466April 8, 20260

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan: Menghubungkan Teori dengan Realitas Ketidakterhubungan antara materi sekolah…

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026

    Institusionalisasi Profesi Guru dalam Konteks Nasional

    February 27, 2026

    Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

    August 30, 2025
    © 2026 Dunia Masjid. Dikembangkan oleh Divisi Informasi dan Komunikasi Jakarta Islamic Centre.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.