Author: Dunia Masjid

Kabupaten Sinjai di Sulawesi Selatan memiliki banyak masjid tua yang menyimpan sejarah unik. Salah satunya adalah Masjid Nur Balangnipa yang berada di jantung kota Kabupaten Sinjai, tepatnya di Kecamatan Sinjai Utara, Sulawesi Selatan. Dahulu, daerah ini termasuk dalam wilayah Kerajaan Lamatti dengan rajanya yang terkenal dengan sebutan Arung Lamatti. Di antara masjid tua lainnya di Kabupaten Sinjai, Masjid Nur yang dibangun pada tahun 1660 termasuk masjid yang paling tua. Pendirinya adalah seorang sayyid keturunan Arab yang telah bermukim di Pammana Pompanua, Kabupaten Wajo. Tentang sayyid si pendiri masjid, sampai saat ini belum diketahui identitasnya secara jelas. Hanya dapat dipastikan bahwa…

Read More

Kehadiran Masjid Jami Hatangka ini tidak dapat dipisahkan dari sejarah penyebaran Islam di daerah Gowa yang sebelum datangnya agama Islam sudah menjadi kerajaan besar. Kapan Kerajaan Gowa berdiri, sampai saat ini belum ada tarikh yang memberikan kepastian. Gowa yang sekarang masuk dalam wilayah Sulawesi Selatan, berdasarkan peninggalan dai (tulisan di daun lontar) pernah diperintah oleh seorang raja wanita (ratu) yang dipercayai rakyat turun dari kayangan, bernama Tamanurunga yang berarti ‘yang turun dari kayangan’. Konon, sang putri turun ke suatu tempat yang disebut TakaT’asia dan dijumpai penduduk zamannya dalam sebuah gua di TakaT’asia. Tidak jarang disebutkan dalam sejarah, sang Ratu itu…

Read More

Masjid ini terletak di Kampung Baru, Kabupaten Donggala, Palu, Sulawesi Tenggara. Didirikan pada tahun 1901 oleh seorang bangsawan Bugis yang kaya raya bernama Madika Jojokodi (1822-1890) dengan dibantu oleh seluruh paranaka (puak) yang terdiri atas kaum hartawan dan tadulako. Keterlibatan para bangsawan termasuk raja-raja dalam mengembangkan siar Islam sangat penting artinya untuk meneguhkan dan memperkokoh agama Islam. Kehadiran Masjid Jami Kampung Baru ini tidak dapat dilepaskan dari penyebaran agama Islam di daerah Donggala. Dalam buku Sejarah Islam di Indonesia karangan Prof. Dr. Hamka (almarhum) disebutkan, Islam di Donggala pertama kali masuk pada abad ke-18, dibawa oleh Syekh Abdullah Raqii, seorang…

Read More

Sejarah pembangunan Masjid Agung Keraton di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, banyak diwarnai mitos. Tetapi, cerita mitos tersebut boleh jadi mengandung kebenaran jika dikaitkan dengan mukjizat para nabi dan waliyullah di masa lalu. Atas izin Allah, mereka dapat berbuat sesuatu di luar jangkauan akal manusia. Misalnya, peristiwa yang terjadi di masa pemerintahan Sultan Mukhiruddin Abdul Majid, Sultan Buton ke-18. Ketika itu berkobar perang saudara. Perang itu melibatkan kapitan laut (pemimpin pasukan pengawal kerajaan) bernama Langkariri bersama pendukungnya di lain pihak. Kemenangan berada pada pihak Langkariri yang kemudian naik takhta. Dengan demikian, perang itu merupakan kudeta yang dilancarkan Langkariri. Ia menganggap pemilihan sultan…

Read More

Ukuran bangunan utama masjidnya hanya 10 x 15 m persegi arsitekturnya sangat sederhana, seolah rumah yang diberi cungkup sebagai kubahnya. Itu pun berbentuk kerucut beralaskan atap seng seperti piramida teriris. Biasanya, sebuah masjid dibangun oleh orang-orang yang hanya dalam kajinya. Namun, masjid desa atau Negeri Batumerah ini dibangur. oleh seorang kaya bernama Ibrahim Safari Hatala pada tahun 1575 M. Pada mulanya, masjid ini didirikan hanya beratapkan rumbia bertiang kayu, dengan lantai pasir putih yang diambil dari tepi pantai Laut Maluku. Memang masjid ini berada di daerah Maluku. Hatala adalah marga bagi penduduk sekitar desa tersebut yang semula penduduk pendatang dari…

Read More

Masjid itu kini bemama Masjid Air Mata. Tidak diketahui dengan jelas, mengapa nama itu terpatri pada bangunan rumah Tuhan itu Apakah karena ia bertempat di Desa Air Mata, yang diarabkan menjad: “Baitul Qodim”? Apakah secara kebetulan riwayat hidupnya yang demikian? Hanya masjid itu yang merasakannya karena sering berpindah merangkum beberapa nyawa manusia dalam menyembah Allah SWT. Sebenarnya Masjid Air Mata ini, sejak dibangun tetap berukuran 10 x 10 m persegi. Berpindah karena Tergusur Masjid ini sejak pertama kalinya sudah ditangani oleh orang-orang yang memang sebagian hidupnya mengabdi pada masjid. Betapa tidak, ketika mulai dibangun tahun 1806, tangan-tangan dari Haji Birandubin…

Read More

Masjid Darussalam atau lebih dikenal sebagai Masjid Agung Temanggung, sacara sepintas lebih tampak sebagai masjid modem, karena bangunan masjid ini megah dan juga anggun arsitekturnya. Masjid Darussalam Temanggung berlokasi di tengah-tengah kota Adipura Kencana di Lereng Gunung Sumbing tersebut persis di sebelah barat alun-alun dan taman kota yang sangat strategis dan merupakan salah satu kebanggaan umat Islam di kota penghasil tembakau itu. Menurut catatan Pemda Temanggung, bertepatan dengan hari jadi kota dan berdasarkan pada prasasti yang ditemukan serta penelitian para ahli sejarah, Masjid Darussalam Temanggung didirikan oleh Raden Temanggung Joyonegoro, Bupati Temangung pertama pada tahun 1835. Pendirian bangunan suci umat…

Read More

ehadiran masjid ini tidak dapat dipisahkan dari sejarah penyebaran agama Islam di daerah Gresik, terutama yang dilakukan oleh Raden Ainul Yaqin alias Raden Paku, salah seorang dai Wali Songo yang bergelar Sunan Giri. Ia mendapat gelar Sunan Giri karena menempatkan lokasi masjid dan pesantrennya di sebuah daerah perbukitan yang cukup tinggi yang dalam bahasa Jawa disebut Giri yang berarti gunung. Memang benar. Untuk mencapai lokasi masjid itu kita harus menapaki jalan mendaki sejauh kurang lebih satu kilo meter. Cukup melelahkan. Tetapi, bagi mereka yang tidak kuat jalan kaki, tersedia andong (delman) yang tarifnya Rp500,00 per orang. Ojek sepeda motor pun…

Read More

Keberadaan kota Tuban bagaimanapun tidak dapat dipisahkan dari nama besar salah seorang Wali Songo yang bernama Sunan Bonang. Meskipun kota Tuban bukan satu-satunya kota tempat Sunan Bonang berdakwah, tetapi karena ia dimakamkan di Tuban maka tidak salah jika ia sering disebut Sunan Tuban. Seperti para wali yang lain, Sunan Bonang juga mendirikan sebuah masjid sebagai sentral dakwahnya. Masjid Astana itulah nama masjid yang didirikannya yang hingga kini masih berdiri kokoh. Dari masjid kecil yang terletak di bagian kompleks makam Sunan Bonang inilah pada masa lampau menjadi tempat mengajar, ibadah, dan sekaligus markas dakwahnya. Dalam berdakwah, Raden Makdum Ibrahim nama lain…

Read More

Persengketaan yang sulit dicari penyelesaiannya karena sulit dibuktikan, biasanya mendorong orang mencari penyelesaian dengan cara bersumpah. Namun, tidak di sembarang tempat orang dapat puas dan yakin untuk membuktikan siapa yang benar dan siapa yang salah. Dan, tempat yang dipercayai banyak orang sebagai tempat yang ampuh adalah Masjid Madekan Sampang, Madura. Menurut sebuah sumber, Masjid Madekan dibangun oleh Ario Langgar cucu Lembupetang seorang kamituwo yang waktu itu berkuasa di Sampang. Lembupetang adalah putra Raja Majapahit yang terakhir dari perkawinannya dengan seorang putri Campa (salah satu provinsi di Kamboja). Ia kemudian belajar kepada Raden Rahmat (Sunan Ampel) di Surabaya dan meninggal di…

Read More