Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Author: Dunia Masjid
Jalan Kemang Utara yang menghubungkan Jalan Buncit Raya- Cilandak-Jalan Bangka menuju Jalan Tendean, sangat padat dan sempit. Di tengah keramaian dan lalu lalang para pemakai jalan, dipojok belokan pertemuan kendaraan angkutan umum Metromini No. 77 dan Kopaja 612, tampakberdiri sosok bangunan tua bergaya arsitektur kuno. Sekilas jika dilihat dari luar—dari tembok dan pagar—bangunan tersebut ter- kesan kurang terurus. Sepintas, bangunan tua itu lebih menyerupai bangunan ala Masjid Demak atau masjid-masjid.di daerah Jawa. Masjid Jami al-Barkah merupakan salah satu masjid tertua yang ada di kawasan Kemang Bangka, Jakarta Selatan. Masjid Jami ini didirikan pada tahun 1818 oleh Guru Sinin. Konon, cerita…
Konon, lokasi tempat berdirinya Masjid al-Makmur, Cikini yang terletak di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat ini, dulunya merupakan sebidang tanah kosong yang luas milik Raden Saleh Syarif Bustaman atau yang dikenal dengan nama Raden Saleh. Ia seorang pribumi keturunan Jawa yang terkenal tidak hanya di Tanah Air, tetapi juga ke seluruh belahan Eropa. Setelah lama belajar di Negeri Belanda, ia memutuskan untuk kembali ke Tanah Air tercinta. Dan, di sinilah Raden Saleh menemukan jodoh sejatinya, dengan mempersunting gadis asal Bogor. Bersamaan dengan itu pula Raden Saleh hijrah ke Bogor. Namun, sebelum hijrah, Raden Saleh telah mewakafkan sebagian tanahnya dengan mendirikan…
Saat magrib tiba, suasana di perkampungan tepi pantai Marunda Pulau yang terletak di sebelah utara Jakarta, tampak lengang. Lampu listrik yang remang-remang mulai menghiasi sekeliling rumah-rumah penduduk yang rata-rata masih sederhana. Sebagianbesar kaum laki- laki dewasa dan anak-anak mengenakan sarung atau celana panjang dan kopiah. Mereka bergegas menuju sebuah masjid yang tidak terlalu besar dengan arsitek sederhana bergaya Betawi, untuk melaksanakan shalat magrib berjamaah. Suasana religius seperti ini terpancar melalui keagungan masjid tua yang menjadi kebanggaan umat Islam di sekitamya, Masjid al-Alam. Masjid al-Alam yang letaknya tepat di tepi Pantai Marunda, Jakarta, seolah menjadi saksi bisu atas rentetan peristiwa dan…
Masjid Jami Tegalsari Surakarta adalah masjid “swasta” dan pertama di kota Bengawan, Surakarta, Jawa Tengah. Disebut “swasta” karena sepenuhnya dibangun atas biaya pribadi seorang hartawan yang dermawan lagi saleh bernama K.H. Ahmad Shofawi. Ia adalah seorang saudagar batik di kota Solo (Surakarta). Sebelum berdirinya masjid “swasta” ini, kota Surakarta telah memiliki empat buah masjid yang dibangun dan dikelola oleh Keraton Surakarta. Oleh karenanya, keempat masjid itu disebut Masjid Kerator yaitu: Masjid Agung Kepatihan, Masjid Agung Kauman, Masjid Mangkunegaran, Masjid Jami Laweyan. Masing-masing terletak di penjuru utara, timur, barat, dan selatan kota Solo. Akan halnya Masjid Tegalsari yang terletak di Jalan…
Pada sekitar tahun 1619 M terjadi pertempuran yang melibatkan prajurit Pangeran Jayakarta dengan serdadu Pemerintah Hindia Belanda yang pada waktu itu dipimpim oleh Gubemur Jenderal Jaan Pieter Zoon Coen di daerah Mangga Dua (wilayah Jakarta Pusat). Pada pertempuran itu prajurit Pangeran Jayakarta terkepung dari beberapa arah. Dengan cara melepas jubah dan kemudian dibuang ke sebuah sumur tua, akhimya Pangeran Jayakarta dapat meloloskan diri. Akan halnya serdadu Belanda, begitu melihat jubah Pangeran ada di dalam sumur, mereka mengira Pangeran Jayakarta telah meninggal. Akhimya, sumur itu pun ditimbun. Karena suasana yang tidak memungkinkan, akhimya Pangeran Jayakarta hijrah ke Jakarta Timur. Sampailah ia…
Banten selain dikenal dengan kesenian debusnya, juga dikenal karena banyak memiliki tempat-tempat bersejarah Islam yang dijadikan obyek wisata, antara lain: Batu Qur’an, Sumur Tujuh, Caringin, Cikadueun, dan Karang Bolong. Tempat-tempat tersebut awal mulanya terbentuk ketika rakyat Banten sedang gigih-gigihnya melawan penjajah VOC sekitar tahun 1883, bertepatan dengan meletusnya Gunung Krakatau di Selat Sunda. Menurut sejarah, akibat letusan gunung tersebut, rakyat Banten mengalami penderitaan yang begitu berat. Belum lagi penjajah yang menindas dan bertindak seperti binatang. Bahkan, getaran dan debu, serta asap letusan Gunung Krakatau sampai ke luar negeri. Selain tempat-tempat bersejarah tersebut, di Banten juga banyak terdapat masjid bersejarah, salah…
Tidak seperti masjid lain yang mempunyai nama berbau Islam, masjid yang berada tepat di depan sungai ini mempunyai nama sesuai dengan nama daerah didirikannya, yaitu Laweyan termasuk daerah yang cukup penting. Selain lokasinya yang cukup dekat dengan Ibu Kota Kerajaan Pajang, hanya sekitar tiga km, juga karena menjadi pusat perekonomian khususnya bagi warga pedesaan sekitar Laweyan. Banyak faktor yang menjadikan Masjid Laweyan mengandung nilai historis. Masjid yang telah berusia lebih dari empat abad ini, merupakan masjid pertama di kota Solo. Tahun pendiriannya tidak dapat dipastikan, tetapi yang jelas dibangun pada masa Kerajaan Pajang, sekitar tahun 1550 M. Keberadaan Masjid Laweyan…
Nama masjid ini nyaris tidak dikenal sebab orang lebih mengenalnya sebagai Masjid Sunan Gunung Jati, lantaran masjid ini terletak di sekitar kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati di Desa Astana Gunung Jati, Kecamatan Cirebon Utara, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kehadiran Masjid Agung Sang Ciptarasa memang tidak dapat dilepaskan dari kehadiran Syarif Hidayatullah, seorang dai/mubalig dalam barisan Walisongo yang betugas menyebarkan agama Islam di wilayah Jawa Barat, khususnya di Cirebon. Setelah ia wafat, namanya lebih dikenal dengan gelar Sunan Gunung Jati, karena ia bermakam di sebuah bukit yang oleh penduduk setempat disebut Astana Gunung Jati. Masjid ini dibangun pada tahun 1480 atas…
Masjid Puro Paku Alam berlokasi di Kauman, Kecamatan Paku Alam kota Yogyakarta, dua km ke arah timur laut dari Keraton Mataram Yogyakarta. Keberadaan masjid ini tidak lepas dari instruksi putra pendiri Keraton Yogyakarta (Sri Sultan Hamengkubowono I) yang bernama BRM Surjadi alias Sri Paku Alam I kepada KRT Natadiningrat atau Sri Paku Alam II. Maka seusai Perang Diponegoro, Sri Paduka Paku Alam II pada tahun 1831M mendirikan masjid yang terletak di sudut barat daya Puro Paku Alam. Pendirian masjid ditandai dengan adanya batu tulis yang kini masih dapat dibaca pada dinding serambi masjid. Prasasti itu ditulis dalam huruf Arab dan…
Disebut dalam kisah berdirinya Kerajaan Mataram, konon keberadaanya tidak bisa dilepaskan dari nama Kiai Ageng Pemanahan yang bergelar Kiai Ageng Mataram. Nama Mataram merupakan nama suatu daerah yang dihadiahkan kepada Kiai Ageng Pemanahan oleh Sultan Hadiwijoyo penguasa Kerajaan Pajang waktu itu atas jasanya membunuh Adipati Aryo Penangsang pada tahun 1527 M di Jipang Panolan. Kiai Ageng Pemanahan selanjutnya minta izin kepada sultan untuk menempati daerah Mataram tersebut. Sul tan Hadiwijoyo menyanggupi dengan syarat harus merawat gadis pingitan dari Kalinyamat. Apabila gadis itu sudah dewasa harus dibawa masuk ke Keraton Pajang. Setelah berpamitan dengan Sultan Hadiwijoyo, berangkatlah Kiai Ageng Pemanahan dengan…

