Close Menu
Data MasjidData Masjid

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    April 8, 2026

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Home»MASJID BERSEJARAH INDONESIA»Masjid Keramat Kerinci
    MASJID BERSEJARAH INDONESIA

    Masjid Keramat Kerinci

    Dunia MasjidBy Dunia MasjidAugust 29, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Masjid Keramat, demikian namanya, terletak di Desa Koto Tuo, Pulau Tengah, Percam (Perwakilan Kecamatan) Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Masjid ini dibangun sekitar abad ke- 18 dan merupakan masjid tertua di Kabupaten Kerinci.

    Dinamai Masjid Keramat karena masjid ini dalam riwayatnya selalu terhindar dari bencana yang terjadi di desa itu, antara lain ke- bakaran hebat pada tahun 1903 dan 1939. Juga gempa bumi dahsyat yang terjadi pada tahun 1942, tidak berpengaruh apa-apa terhadap masjid itu. Oleh karenanya, dapat dipahami jika masyarakat di desa itu menamai masjid tua ini dengan nama Masjid Keramat.

    Menurut Haji Ismail, takmir masjid keramat, kebakaran pertama yang terjadi di desa itu pada tahun 1903 adalah akibat aksi makar serdadu Kompeni. Sebagaimana dituturkannya, serdadu Kompeni baru menginjakkan kakinya di daerah Kerinci pada tahun 1903. Kedatangan serdadu penjajah itu tentu saja mendapat perlawanan sengit rakyat Desa Pulau Tengah yang memang fanatik Islam. Dalam pertempuran yang tidak seimbang itu, akhirnya perlawanan rakyat dapat dipatahkan Kompeni. Bahkan, Kompeni berhasil merebut benteng pertahanan rakyat di daerah Lolo Lempur, Kecamatan Gunung Raya.

    Akhirnya, tercapai perundingan gencatan senjata antara pihak pejuang dan Kompeni. Akan tetapi, enam bulan setelah ditandatangam perjanjian itu, pihak Kompeni melakukan pengkhianatan. Secara licik dan tiba-tiba, serdadu Kompeni melakukan aksi makar dengan jalan membumihanguskan Desa Pulau Tengah.

    Masjid tua yang berada di tengah-tengah pemukiman penduduk itu pun tidak luput dari sasaran bumi hangus. Seluruh bangunan yang ada di desa itu, termasuk rumah-rumah penduduk di sekitar masjid, hancur menjadi puing-puing akibat keganasan si jago merah. Tetapi anehnya, masjid tua tersebut luput dari amukan api. Masjid yang seluruhnya terbuat dari kayu itu selamat tanpa kurang suatu apapun seakan tidak pernah terjadi sesuatu pada dirinya.

    Kemudian, ketika terjadi lagi peristiwa serupa pada tahun 1939, kembali Allah SWT memperlihatkan kekuasaannya. Atas izin Allah, masjid itu terhindar dari bencana kebakaran, kendati rumah-rumah di sekelilingnya musnah dilalap api.

    Pada masa pendudukan Jepang (1942), Desa Pulau Tengah men- dapat musibah gempa bumi dahsyat. Seluruh bangunan yang ada di desa itu hancur menjadi puing-puing. Tetapi sekali lagi, masjid tua iru selamat dari bencana Slam itu.

    Dilindungi Undang-Undang

    Dalam upaya menarik simpati rakyat, Pemerintah Kolonial Belanda mengambil inisiatif merenovasi (memperbaiki) Masjid Keramat ini. Masjid yang semula terbuat dari kayu, oleh pemerintah kolonial diganti dengan tembok yang permanen. Bahkan, dinding dan lantainya menggunakan marmer yang langsung didatangkan dari negeri kincir angin. Meskipun begitu, bentuk arsitektumya tetap dipertahankan seperti bentuk aslinya masjid tradisional dengan atap berbentuk limas.

    Karena keunikan sejarahnya pula, Pemerintah Kolonial Belanda mengeluarkan undang-undang Ordonantie stbl 238/1931 untuk melindungi keberadaan masjid tua ini sebagai peninggalan bersejarah.

    Jika Anda masuk ke dalamnya, akan tampak sebuah tiang besar yang tepat berada di tengah-tengah masjid. Sokoguru (tiang utama) ini kemudian dihubungkan dengan tiang di sebelah kiri sehingga tampak seperti jembatan. Di jembatan inilah para muazin mengumandangkan azan, memanggil umat untuk menunaikan shalat lima waktu.

    Pada dinding bagian atas terdapat lukisan dalam bentuk kaligrafi Al-Qur’an yang sangat indah dan artistik, ditulis oleh Kiai Haji Usman
    dan Muhammad Surrah. Uniknya, meskipun tulisan itu sudah berumur  puluhan tahun, tetapi tulisannya masih tampak jelas, karena menggunakan cat yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.

    Halaman luar masjid juga cukup luas dan tampak asri. Pada serambi masjid tampak sebuah beduk antik terbuat dari kayu berukir indah. Tidak diketahui dengan pasti kapan beduk ini didatangkan dan dari mana asalnya.

    Namun, amat disayangkan karena letaknya di tengah-tengah perkampungan maka keindahan dan kemegahan masjid bersejarah ini tampak tersembunyi, terhalang oleh deretan rumah-rumah penduduk yang mengelilinginya. Sehingga, jika Anda menatapnya dari jarakjauh, wujud masjid tampak kurang sempurna.

    DATA MASJID KERAMAT KERINCI

    • NAMA RESMI

      Masjid Keramat Kerinci

    • TANGGAL DIRESMIKAN

      –

    • LOKASI

      Desa Koto Tuo Pulau Tengah Percam Keliling Danau Kab. Kerinci Jambi

    • LUAS BANGUNAN

      – m2

    • LUAS KESELURUHAN

      – m2

    • DAYA TAMPUNG JAMAAH

      – orang

    • ARSITEK

      –

    • SUMBER

      Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasjid Jamik Bengkulu
    Next Article Masjid Lamo Kerinci
    Dunia Masjid
    • Website

    Related Posts

    Masjid Raya Al Mashun Medan

    August 30, 2025

    Masjid Raya Rengat

    August 30, 2025

    Masjid Azizi

    August 30, 2025

    Masjid Sulaimaniyah

    August 30, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terbaru

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    By admin4466April 8, 20260

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan: Menghubungkan Teori dengan Realitas Ketidakterhubungan antara materi sekolah…

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026

    Institusionalisasi Profesi Guru dalam Konteks Nasional

    February 27, 2026

    Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

    August 30, 2025
    © 2026 Dunia Masjid. Dikembangkan oleh Divisi Informasi dan Komunikasi Jakarta Islamic Centre.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.