Close Menu
Data MasjidData Masjid

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    April 8, 2026

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Data MasjidData Masjid
    • Home
    • MASJID BERSEJARAH INDONESIA
    • MASJID TERINDAH INDONESIA
    • MASJID DUNIA
    • Web JIC
    Home»MASJID BERSEJARAH INDONESIA»Masjid Baitul Muslimin
    MASJID BERSEJARAH INDONESIA

    Masjid Baitul Muslimin

    Dunia MasjidBy Dunia MasjidAugust 22, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Banten selain dikenal dengan kesenian debusnya, juga dikenal karena banyak memiliki tempat-tempat bersejarah Islam yang dijadikan obyek wisata, antara lain: Batu Qur’an, Sumur Tujuh, Caringin, Cikadueun, dan Karang Bolong. Tempat-tempat tersebut awal mulanya terbentuk ketika rakyat Banten sedang gigih-gigihnya melawan penjajah VOC sekitar tahun 1883, bertepatan dengan meletusnya Gunung Krakatau di Selat Sunda. Menurut sejarah, akibat letusan gunung tersebut, rakyat Banten mengalami penderitaan yang begitu berat. Belum lagi penjajah yang menindas dan bertindak seperti binatang. Bahkan, getaran dan debu, serta asap letusan Gunung Krakatau sampai ke luar negeri.

    Selain tempat-tempat bersejarah tersebut, di Banten juga banyak terdapat masjid bersejarah, salah satunya Masjid Baitul Muslimin. Masjid ini merupakan salah satu masjid bersejarah dan terbesar setelah Masjid Agung Banten, letaknya hanya beberapa puluh kilo meter sebelahbarat Keraton Banten, tepatnya di pinggiran jalan raya Jakarta-Merak, Kecamatan Kramat Watu, Kabupaten Serang, Banten.

    Masjid Baitul Muslimin pada awalnya hanya sebuah mushala kecil yang dibangun pada tahun 1925 atas prakarsa almarhum K.H. Marid, seorang tokoh ulama setempat. Sebelum mengalami beberapa kali renovasi, masjid ini dijadikan tempat perkumpulan masyarakat Kramat Watu dalam mengusir sisa-sisa penjajah di daerah Banten.

    Karena letaknya di jalan raya danberdekatan dengan Pasar Kramat, masjid ini tidak pemah sepi dari jamaah. Lebih-lebih setelah pasca Perang Kemerdekaan, banyak wisatawan yang yang beristirahat di masjid ini, terutama mereka yang sehabis melakukan kunjungan ke daerah Pantai Karang Bolong yang terbentuk akibat letusan Gunung Krakatau.

    Perluasan

    Pesatnya pembangunan danbertambahnya tempat-tempat wisata di daerah Banten, terutama di bagianbarat, seperti adanya PT Krakatau Steel, Pantai Matahari, Salira Indah, dan Pantai Anyer, membuat Masjid Baitul Muslimin semakin penuh dengan jamaah. Apalagi pada hari Minggu dan hari libur lainnya.

    Jamaah masjid ini kebanyakan mereka yang sehabis melakukan kunjungan ke daerah Pantai Karang Bolong. “Karena tiap hari jumlah jamaah semakin banyak, akhimya dengan kesepakatanbersama antara pengurus, masjid ini bentuk fisiknya diubah total. Yang tadinya hanya
    dapat menampung beberapa ratus jamaah, ditambah menjadi dua lantai dan diperbesar ukurannya hingga bisa menampung ribuan jamaah,” tutur H. Syahruddin salah seorang panitia pembangunan masjid, ketika ditemui di rumahnya di samping masjid.

    Selanjutnya, masjid ini dirombak total bentuknya pada tahun 1992 dengan dan khususnya dari partisipasi masyarakat Kramat Watu dan sekitarnya. Dana yang dihabiskan untuk pembangunan masjid ini kurang lebih Rp700 juta.

    H. Syahruddin juga menjelaskan tujuan dirombaknya masjid ini selain untuk mengisi pembangunan spiritual di Banten khususnya, juga untuk menjaring umat dalam meningkatkan ibadahnya kepada Allah SWT, serta demi menjaga citra daerah Banten yang dikenal dengan masyarakat yang religius.

    Bangunan masjid itu rampung setelah dua tahun dari saat dimulainya perombakan. Tepatnya tanggal 3 September 1994 Masjid Baitul Muslimin diresmikan oleh wakil Gubemur Jawa Barat, H.M. Sampoerna.

    Keberadaan Masjid Baitul Muslimin hingga sekarang dapat dijadikan sebagai tempat beristirahat para wisatawan muslim yang datang dari luar daerah. Begitu juga kegiatan taklim dan pengajian di masjid ini tidak pernah sepi, hampir setiap waktu terdengar suara ibu-ibu dan anak-anak remaja membaca shalawat, sehingga suasana Pasar Kramat Watu yang berdekatan dengan masjid semakin ramai.

    DATA MASJID BAITUL MUSLIMIN

    • NAMA RESMI

      Masjid Baitul Muslimin

    • TANGGAL DIRESMIKAN

      –

    • LOKASI

      Jl. Raya Jakarta-Merak Kec. Kramat Watu Kab. Serang Banten

    • LUAS BANGUNAN

      – m2

    • LUAS KESELURUHAN

      – m2

    • DAYA TAMPUNG JAMAAH

      – orang

    • ARSITEK

      –

    • SUMBER

      Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMasjid Laweyan
    Next Article Masjid Jami Assalafiyah Jatinegara
    Dunia Masjid
    • Website

    Related Posts

    Masjid Raya Al Mashun Medan

    August 30, 2025

    Masjid Raya Rengat

    August 30, 2025

    Masjid Azizi

    August 30, 2025

    Masjid Sulaimaniyah

    August 30, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Terbaru

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan

    By admin4466April 8, 20260

    PGRI dan Urgensi Pembelajaran yang Lebih Relevan: Menghubungkan Teori dengan Realitas Ketidakterhubungan antara materi sekolah…

    PGRI dalam Menghadapi Perubahan Ekspektasi Siswa

    April 8, 2026

    Ekosistem Guru dan Peran Organisasi Profesi

    February 27, 2026

    Institusionalisasi Profesi Guru dalam Konteks Nasional

    February 27, 2026

    Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

    August 30, 2025
    © 2026 Dunia Masjid. Dikembangkan oleh Divisi Informasi dan Komunikasi Jakarta Islamic Centre.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.